Program Pendidikan Gratis Papua Tengah, Nabire Dapat Alokasi Rp11 Miliar


Seputar Indonesia Timur — 
Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program sekolah gratis. Untuk mendukung kebijakan tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp77,851 miliar yang akan disalurkan ke berbagai jenjang pendidikan di seluruh wilayah provinsi.

Dana tersebut diperuntukkan bagi SMP, SMA, SMK, SLB, hingga asrama sekolah. Program ini diharapkan mampu mengurangi beban biaya pendidikan sekaligus memperluas akses belajar bagi masyarakat.

Nabire Terima Alokasi Dana Lebih dari Rp11 Miliar

Kabupaten Nabire menjadi salah satu daerah yang memperoleh alokasi anggaran cukup besar dalam program tersebut. Total dana yang diterima mencapai Rp11.016.800.000 dan akan digunakan untuk membiayai operasional sekolah sehingga peserta didik di sekolah negeri tidak lagi dibebani biaya tertentu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dina Pidjer, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas dukungan tersebut. Menurutnya, bantuan ini memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di daerah.

Ia menjelaskan seluruh sekolah negeri tingkat SMP dan SMA di Nabire kini dapat menjalankan program pendidikan gratis berkat dukungan anggaran dari pemerintah provinsi.

Pengawasan Diperketat agar Tepat Sasaran

Agar penggunaan dana berjalan sesuai aturan, Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire akan melakukan pengawasan secara berkala terhadap setiap sekolah penerima bantuan.

Selain itu, pihak sekolah juga diminta memanfaatkan anggaran sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan sehingga program dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Tak hanya memastikan pelaksanaan program berjalan baik, Dina berharap kebijakan pendidikan gratis terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, cakupan bantuan sebaiknya diperluas hingga jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) karena pendidikan usia dini juga membutuhkan dukungan biaya yang tidak sedikit.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap akses pendidikan semakin merata dan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah terus meningkat.