Prabowo Ganti Sejumlah Menteri dan Pejabat, Ini Susunan Terbaru Kabinet Merah Putih


Seputar Indonesia Timur — 
Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10). Dalam reshuffle kali ini, sejumlah menteri, wakil menteri, serta pejabat di sejumlah badan dan lembaga mendapatkan penugasan baru.

Perubahan tersebut mencakup beberapa posisi strategis di pemerintahan. Sejumlah nama yang sebelumnya menduduki jabatan tertentu kini berpindah ke posisi lain, sementara beberapa pejabat baru dipercaya untuk mengisi kursi yang ditinggalkan.

Salah satu perubahan yang cukup menonjol adalah pengangkatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Selain itu, Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri kini mendapat tugas baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Posisi Menlu yang ditinggalkannya kemudian diisi oleh Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir.

Perubahan juga terjadi di bidang politik dan keamanan. Dudung Abdurrachman dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), menggantikan Djamari Chaniago.

Daftar Menteri yang Mendapat Jabatan Baru

Selain tiga perubahan tersebut, Prabowo juga menunjuk Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. Pergantian ini menambah daftar posisi menteri yang mengalami perubahan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih kali ini.

Di tingkat wakil menteri, pemerintah juga melakukan sejumlah penyesuaian. Drajat Hari Wibowo ditunjuk sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Kementerian Keuangan mendapat dua tambahan wakil menteri, yakni Luky Alfirman dan Nurkholish Ibnu Amman. Sementara itu, Muhamad Soleh Mustofa dipercaya menduduki posisi Wakil Menteri Pertanian.

Pergantian pejabat juga berlangsung di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Irwan Meilano ditunjuk sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Berikut susunan menteri dan wakil menteri yang ditetapkan dalam reshuffle kali ini:

Menteri Koordinator dan Menteri

  • Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi: Bahlil Lahadalia
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Sugiono
  • Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Dudung Abdurrachman
  • Menteri Luar Negeri: Arrmanatha Nasir
  • Menteri Perindustrian: M. Sarmuji

Wakil Menteri Koordinator dan Wakil Menteri

  • Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Drajat Hari Wibowo
  • Wakil Menteri Keuangan: Luky Alfirman
  • Wakil Menteri Keuangan: Nurkholish Ibnu Amman
  • Wakil Menteri Pertanian: Muhamad Soleh Mustofa
  • Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: Irwan Meilano

Listyo Sigit Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Perubahan juga menyentuh jajaran lembaga dan badan pemerintah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pergantian posisi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Prabowo mengganti Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri dan menunjuk Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto untuk mengisi jabatan tersebut.

Setelah tidak lagi menjadi Kapolri, Listyo Sigit mendapat penugasan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Selain pergantian tersebut, sejumlah nama lain juga memperoleh jabatan baru di badan dan lembaga pemerintah. Dedi Prasetyo ditunjuk sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, sedangkan Fadhil Imran mendapat posisi sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa.

Arianto Wibowo juga ditetapkan sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Rangkaian pergantian pejabat tersebut tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026.

Reshuffle pada 1 Oktober 2026 ini menjadi kali ketujuh Prabowo melakukan perombakan kabinet sejak memimpin pemerintahan. Sebelumnya, reshuffle juga dilakukan pada September 2026.

Dalam perubahan kabinet sebelumnya, Prabowo mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Posisi tersebut kemudian diberikan kepada Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara yang dilantik menjadi Menteri Keuangan pada 14 September 2026.

Dengan adanya perubahan terbaru ini, sejumlah posisi penting dalam pemerintahan kembali mengalami pergeseran. Perombakan tersebut mencakup jajaran menteri koordinator, menteri, wakil menteri, hingga pimpinan badan dan lembaga pemerintah.

➤