Tewas Saat PKL, Dua Pelajar di Mimika Ditemukan dengan Luka di Leher


Seputar Indonesia Timur — 
Kasus tewasnya dua pelajar SMK Negeri 1 Kuala Kencana saat menjalani praktik kerja lapangan (PKL) kini menjadi perhatian Kepolisian Resor Mimika. Polisi pun mempercepat penyelidikan untuk mengetahui penyebab serta rangkaian kejadian yang menewaskan kedua korban.

Kedua pelajar berinisial NG dan TK ditemukan tidak bernyawa di sebuah bengkel kawasan SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Minggu (30/8) pagi.

Keduanya ditemukan di kamar bagian belakang bengkel dengan luka sayatan pada bagian leher. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang yang dinilai berkaitan dengan penyelidikan.

Lima Saksi Diperiksa

Wakil Kepala Polres Mimika Kompol Jaihot Limbong mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menangani perkara tersebut. Langkah itu dilakukan agar proses pengungkapan kasus dapat berjalan lebih cepat.

“Kami sudah mengambil langkah, kami telah membentuk tim untuk menangani kasus itu,” ujar Jaihot di Timika, Senin.

Sejauh ini, penyidik telah meminta keterangan dari lima orang saksi. Mereka berasal dari pihak yang mengetahui aktivitas korban, termasuk teman kedua pelajar serta pemilik bengkel tempat NG dan TK ditemukan.

Polisi menempatkan kasus tersebut sebagai salah satu perkara yang menjadi prioritas. Tim khusus yang dibentuk akan melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi yang telah diperoleh dari lokasi kejadian maupun keterangan para saksi.

“Kami sudah membentuk tim khusus menangani perkara ini,” kata Jaihot.

Polisi Dalami Pelaku dan Motif

Diketahui, NG dan TK tengah melaksanakan PKL di bengkel tersebut ketika peristiwa terjadi. Keduanya kemudian ditemukan meninggal dunia di area belakang bengkel.

Hingga Senin, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti bagaimana peristiwa tersebut berlangsung. Petugas juga mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta berbagai petunjuk yang ditemukan selama pemeriksaan di lokasi.

Tak hanya mencari tahu identitas pelaku, penyidik juga berupaya mengungkap motif di balik kematian kedua pelajar tersebut.

Olah TKP dan pemeriksaan saksi menjadi bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung. Polisi juga terus mengumpulkan serta memeriksa barang bukti yang telah diamankan.

Dengan pembentukan tim khusus dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, Polres Mimika berharap kasus ini dapat segera terungkap dan memberikan kepastian mengenai kejadian yang menimpa kedua pelajar tersebut.