
Seputar Indonesia Timur – Gempa magnitudo 5,5 yang mengguncang Ibu Kota Papua, Jayapura, pada Senim (2/1) siang mengakibatkan sejumlah bangunan hotel hingga rumah sakit mengalami kerusakan.
Berdasarkan informasi dari data sementara yang dirilis Satpol PP dan BPBD Papua, sedikitnya ada tiga hotel, satu pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga kantor wali kota yang rusak akibat gempa ini.
Tak hanya itu, total tujuh fasilitas umum yang tercatat sementara terdampak gempa. Kerusakan-kerusakan tersebut mulai dari dinding yang retak, plafon runtuh, lantai pecah, sampai kaca-kaca yang pecah.
Sampai saat ini belum diketahui berapa jumlah kerugian akibat sejumlah kerusakan tersebut. Dari data sementara yang dirilis pemerintah setempat, juga belum ada laporan korban akibat gempa.
Sementara itu, pihak BPBD masih melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan akibat gempa. Nantinya, data-data tersebut akan diserahkan ke Walikota Jayapura dan BPBD tingkat provinsi Papua.
Hingga pukul 15.00 WIT, sudah ada total 68 gempa susulan yang mengguncang wilayah tersebut. Dari jumlah itu hanya enam di antaranya yang terasa.
Diketahui, gempa susulan paling tinggi tercatat dengan kekuatan magnitudo 4,9 dan paling kecil magnitudo 1,3. Gempa ini sendiri berpusat di atas permukaan bumi berjarak sekitar 13 kilometer timur laut Kota Jayapura di kedalaman (hiposentrum) 10 kilometer di bawah permukaan bumi.