Gubernur Papua Kembangkan Potensi Rumput Laut Masyarakat Pesisir


Seputar Indonesia Timur — 
Potensi budidaya rumput laut di Kampung Sarawandori 1 dan 2, Kabupaten Kepulauan Yapen, kini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Papua. Kawasan pesisir tersebut diproyeksikan sebagai salah satu sektor unggulan ekonomi masyarakat sekaligus penopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan masyarakat di Kampung Sarawandori telah lama membudidayakan rumput laut secara turun-temurun. Menurutnya, potensi besar tersebut perlu dikembangkan lebih maksimal agar mampu menembus pasar ekspor.

“Kampung Sarawandori 1 dan 2 merupakan tempat penghasil rumput laut yang ada di Papua oleh sebab itu hal ini tinggal bagaimana dikembangkan dengan baik agar berpotensi dilakukan ekspor,” kata Matius di Jayapura, Kamis.

Pemprov Papua Siapkan Pabrik Pengolahan Rumput Laut

Pemerintah Provinsi Papua juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ikut memperkuat pengembangan sektor rumput laut, mulai dari peningkatan produksi hingga pemasaran hasil panen masyarakat.

Matius menegaskan pengembangan rumput laut tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan warga pesisir, tetapi juga mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami sebagai pemerintah provinsi untuk menguatkan Kabupaten Yapen agar terus mengembangkan budidaya rumput laut yang nanti mempunyai nilai ekonomis, baik untuk rumah tangga maupun PAD daerah,” ujarnya.

Selain memperkuat distribusi dan pemasaran, Pemprov Papua berencana membangun pabrik pengolahan rumput laut di wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan agar produk turunan rumput laut dari Papua memiliki nilai tambah dan kualitas yang lebih baik.

“Dan kami juga berencana membangun pabrik pengolahan rumput laut di wilayah tersebut guna meningkatkan kualitas produk turunan rumput laut dari Papua,” lanjutnya.

Tak hanya Sarawandori, kawasan Ambai juga dinilai memiliki potensi besar sebagai sentra budidaya rumput laut berikutnya. Pemerintah daerah pun berkomitmen mendukung penyediaan bibit berkualitas serta melibatkan UMKM dan TP PKK dalam pengembangan produk lokal berbahan dasar rumput laut.

Menurut Matius, hasil budidaya rumput laut di Papua nantinya diharapkan mampu mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah.

Sebelumnya, Matius melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Yapen pada Rabu (20/5). Dalam kunjungan tersebut, ia bersama pimpinan OPD Pemprov Papua meninjau langsung aktivitas budidaya rumput laut di Kampung Sarawandori.