Masih Disandera OPM, Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Philip

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen M. Saleh Mustafa mengaku sudah mengetahui tuntutan dari OPM yang menyandera Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark di Papua.

Seputar Indonesia Timur – Pemerintah Selandia Baru memberikan informasi mengenai kondisi terbaru pilot Susi Air, Philip Mehrtens, yang disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM) sejak 7 Februari lalu.

Kedutaan Besar Selandia Baru menyebut, bahwa Mehrtens dalam kondisi yang sehat, sesuai laporan yang diterima Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru.

“Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru telah menerima laporan bahwa warga Selandia Baru (Mehrtens) dalam keadaan sehat,” bunyi pernyataan Kedubes Selandia Baru, sebagaimana dikutip dari  CNNIndonesia.com, pada Kamis (16/2).

Dalam keterangannya tersebut, Kedubes juga mengungkapkan bahwa kesejahteraan Mehrtens merupakan prioritas utama atas peristiwa ini.

Kedubes juga menyebut, saat ini Selandia Baru tengah bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia untuk membebaskan Mehrtens dari tawanan OPM.

“Kami bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia untuk memastikan pembebasan yang aman terhadap warga Selandia Baru tersebut (Mehrtens),” demikian keterangan Kedubes Selandia Baru.

“Kami juga mendukung keluarga warga Selandia Baru (Mehrtens), baik di sini di Aotearoa (Selandia Baru) maupun di Indonesia,” tambah keterangan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, OPM mengaku menyandera pilot pesawat Susi Air Pilatus Porter PC 6/PK-BVY, Kapten Philip Max Mehrtens, usai melakukan aksi pembakaran pesawat itu pada 7 Februari lalu.

Dalam video serta foto-foto yang dirilis OPM, Mehrtens terlihat berada bersama mereka dan diklaim dalam kondisi baik.

Seperti dalam salah satu video, Mehrtens menyampaikan pesan singkat bahwa penyanderaan yang dilakukan pada dirinya supaya Papua bisa merdeka.

“Kelompok Papua menangkap saya dan mereka berjuang untuk kemerdekaan Papua. Mereka minta agar militer Indonesia pulang dan jika tidak mereka tetap menahan saya dan keselamatan saya akan terancam,” ujar Mehrtens.

Mengenai hal tersebut, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen M. Saleh Mustafa mengatakan jika pihaknya sudah mendengar tuntutan OPM yang menyandera Mehrtens itu.

Ia mengungkapkan, aparat gabungan TNI-Polri akan terus mencari keberadaan pilot pesawat milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tersebut.

“Bahwa dalam video tersebut tuntutan gerombolan KST sudah kita dengar. Aparat TNI-Polri terus melakukan pencarian secara maksimal,” ujar Saleh dalam keterangan tertulis, Rabu (15/2).