
Seputar Indonesia Timur — Ramses Limbong, Penjabat Gubernur Papua, memberikan jaminan akan ketersediaan pangan menjelang Ramadhan 1446H. Oleh karena itu, seluruh masyarakat khususnya umat Muslim supaya tidak perlu khawatir terkait dengan ketersediaan stok komoditas hasil tani.
“Untuk komoditas persiapan jelang bulan Ramadhan semua dalam kondisi stabil, hal ini berdasarkan pantauan langsung dari dinas terkait seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan komoditas tani lainnya,” jelasnya di Jayapura.
Ramses mengatakan, untuk menjaga stabilitas komoditas, pihaknya juga akan melakukan operasi pasar dan juga mengadakan pasar murah.
“Operasi pasar dan Gerakan Pasar Murah bakal kami lakukan karena ini merupakan salah satu upaya dalam menjaga stabilitas harga khususnya pada hari besar keagamaan seperti ini,” ucapnya.
Dia menuturkan, yang sebenarnya menjadi pantauan dari Pemerintah Provinsi Papua dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) setempat yakni lebih kepada komoditas tani untuk kebutuhan sehari-hari. Di sini dia meminta supaya pedagang tidak melakukan permainan harga.
“Saya akan minta dinas terkait agar memantau komoditas-komoditas tersebut agar tidak ada kenaikan harga yang signifikan menjelang bulan Ramadhan,” tuturnya.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dan Pangan setempat Lunanka Daimboa mengungkapkan, terkait kesiapan menjelang bulan Ramadhan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan mitra kerja Pemerintah seperti Bulog, Kantor Pos, dan sejumlah mitra lainnya.
“Kami akan mengupayakan mengelar operasi pasar, gerakan pangan murah serta mengaktifkan kios pangan,” ungkapnya.
Lunanka menilai, kegiatan pasar murah kali ini akan sedikit berbeda, di mana tak hanya pada lapangan terbuka pihaknya juga melakukan pada mesjid-mesjid sehingga kegiatan ini bisa tepat sasaran.