
Seputar Indonesia Timur — Untuk bisa memenuhi kebutuhan gas pada pembangkit listrik, PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) mengatakan bahwa perusahaan akan membangun infrastruktur gas berupa fasilitas penyimpanan gas dan regasifikasi.
Rakhmad Dewanto, Direktur Gas dan BBM PLN EPI menjelaskan bahwa fasilitas tersebut akan dibangun terutama pada wilayah Indonesia bagian timur.
“Gasifikasi ini diharapkan nanti kita bisa memiliki fasilitas storage maupun regasifikasi, terutama di Indonesia bagian timur. Seperti di Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan juga di daerah terpencil seperti Nias,” jelasnya, melansir dari CNBC Indonesia.
Hal tersebut dilakukan karena saat ini PLN sendiri sedang melakukan gasifikasi, yaitu mengubah sumber energi dari yang sebelumnya memakai Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi gas pada pembangkit listrik milik perusahaan.
Rakhmad melanjutkan, rencana pembangunan infrastruktur gas tersebut dilakukan karena gas memiliki sifat yang berbeda dengan BBM.
“Jadi memang berbeda dengan BBM misalnya. Untuk gas ini memang kita harus memastikan pertama pengadaan dari sisi volume molekulnya, baik itu gas maupun LNG. Kemudian yang kedua juga memastikan infrastrukturnya,” terangnya.
Bukan hanya itu, infrastruktur gas yang nantinya akan dibangun oleh perusahaan diharapkan dapat mendukung kebutuhan pasokan gas untuk pembangkit PLN, terutama untuk wilayah timur Indonesia.
“Ini pembangunan infrastruktur ini memang kita dorong harapannya supaya kita memiliki kapasitas storage yang akan mendukung ketersediaan stok LNG dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik ke depan,” pungkasnya.