
Seputar Indonesia Timur — Lenis Kogoya selaku Staf Khusus Menteri Pertahanan bidang Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berharap, agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mau menerima ajakannya untuk datang, bahkan berkantor di Papua.
Menurutnya, Gibran harus mengikuti jejak ayahnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang sering mengunjungi Papua semasa menjabat.
Dalam waktu dekat ini, Lenis mengaku akan bertemu dengan Gibran untuk membicarakan hal tersebut. Lenis juga akan menyarankan Gibran supaya bisa belajar dari Jokowi yang datang ke Papua.
“Dalam waktu dekat saya harus kunjungan dengan Pak Wapres dulu. Kalau bisa, Wapres itu harus belajar seperti Pak Jokowi. Belajar dari Pak Jokowi,” ujar Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) di Tanah Papua ini.
Tak hanya itu, dia juga menyinggung usia Gibran yang bisa dibilang muda sehingga masih kuat menyusuri wilayah Papua.
Rencananya, Lenis akan mengajak Gibran menyusuri pegunungan Papua.
“Mau ajak dia ke gunung-gunung, mau turun lapangan berani saya. Cuma saya belum ketemu saja. Nanti saya ketemu,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kemenhan RI berharap Satuan Tugas (Satgas) terkait pembangunan di Papua yang dipimpin wakil presiden agar terus dilanjutkan.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan menyebut, satgas ini penting sebab masalah di Papua begitu kompleks, tak hanya terkait keamanan.
“Kita tahu bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini kan pendekatan ke Papua itu langsung dipimpin oleh Wapres, ada yang dibentuk satuan tugas di situ. Nah, harapannya ini bisa terus dilanjutkan,” ujar Frega.
Frega mengungkapkan, bahwa Kemenhan mendukung penuh langkah pemerintah lewat pendekatan menyeluruh di Papua.
Hal ini dikarenakan, dia melihat penanganan isu Papua tidak dapat dilakukan hanya dengan pendekatan militer, melainkan diperlukan sinergi dengan pendekatan kesejahteraan dan sosial.