Bulog Pastikan Pasokan Beras Papua Tetap Aman


Seputar Indonesia Timur — 
Perum Bulog berkomitmen meningkatkan ketersediaan beras di Papua dengan menargetkan penambahan stok hingga tiga kali lipat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus mencegah terjadinya kekurangan beras di berbagai wilayah.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, saat melakukan kunjungan kerja ke Komplek Gudang Bulog Argapura, Kantor Wilayah Papua di Jayapura, Senin (6/7/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Direktur SDM dan Transformasi Bulog, Ade Prastya Nurdin.

Bulog Pastikan Kualitas Beras dan Kesiapan Stok di Papua

Selama peninjauan, Ahmad Rizal Ramdhani memeriksa langsung kondisi beras yang tersimpan di gudang. Pemeriksaan meliputi kualitas fisik beras, warna, hingga berat setiap karung untuk memastikan seluruh stok memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

Saat ini, Perum Bulog memiliki cadangan beras sekitar 17 ribu ton yang tersebar di seluruh wilayah Papua. Dari jumlah tersebut, 985 ton disimpan di Gudang Argapura, Jayapura. Ketersediaan stok ini menjadi bagian dari upaya Bulog menjaga pasokan beras sekaligus mendukung stabilitas pangan di Papua.

Menurut Rizal, kebutuhan beras di Papua terus mengalami perputaran yang cukup tinggi sehingga diperlukan peningkatan kapasitas stok agar distribusi tetap berjalan lancar.

“Kebutuhan beras di Papua cukup tinggi. Karena itu kami menargetkan peningkatan stok hingga tiga kali lipat agar tidak terjadi kekosongan maupun kekurangan beras di seluruh wilayah Papua,” ujarnya.

Perkuat Distribusi Pangan dengan Dukungan TNI

Selain meningkatkan stok, Bulog juga fokus memperbaiki sistem distribusi pangan, terutama ke daerah-daerah yang sulit dijangkau. Kondisi geografis Papua yang menantang menjadi salah satu perhatian utama dalam menjaga kelancaran pasokan beras.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Bulog akan memperkuat kerja sama dengan TNI yang memiliki armada darat, laut, dan udara. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat distribusi beras hingga ke wilayah terpencil sehingga masyarakat dapat memperoleh pasokan pangan secara merata.

Rizal menegaskan bahwa Bulog akan terus mencari solusi yang efektif agar proses penyaluran beras berjalan lebih optimal di seluruh Papua.

Lewat langkah tersebut, Perum Bulog kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas beras, memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), serta memastikan distribusi pangan berlangsung lancar hingga ke pelosok Papua. Upaya ini menjadi bagian dari dukungan Bulog terhadap program ketahanan pangan nasional.