
Seputar Indonesia Timur — Sejumlah pemerintah daerah di Tanah Papua menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas capaian kinerja dan inovasi yang berhasil ditunjukkan sepanjang beberapa tahun terakhir. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap upaya daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Papua digelar di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan Papua menjadi wilayah terakhir yang menerima penghargaan serupa setelah sebelumnya diberikan kepada lima regional lain, yakni Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara, Jawa-Bali, dan Sulawesi.
Menurut Tito, pembagian penghargaan berdasarkan regional dilakukan agar persaingan antardaerah berjalan lebih seimbang. Sebelumnya, penghargaan diberikan secara nasional dan cenderung didominasi oleh daerah yang memiliki kapasitas fiskal lebih besar.
Karena itu, Kemendagri membagi penilaian menjadi enam regional agar setiap daerah memiliki peluang yang sama untuk menunjukkan kinerja terbaiknya. Di Tanah Papua, penyesuaian juga dilakukan mengingat jumlah daerah berstatus kota masih terbatas.
Beberapa kabupaten yang menjadi pusat pemerintahan provinsi, seperti Merauke, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya, dimasukkan ke kelompok yang sama dengan Kota Jayapura dan Kota Sorong. Langkah tersebut diambil agar proses penilaian berlangsung lebih proporsional dan kompetitif.
Empat Kategori Penilaian dan Bantuan Miliaran Rupiah
Kemendagri memberikan penghargaan berdasarkan empat kategori, yakni:
- Penurunan Tingkat Pengangguran,
- Creative Financing,
- Pengendalian Inflasi,
- Penanggulangan Kemiskinan Dan Penurunan Stunting.
Penilaian dilakukan pada tingkat provinsi, ibu kota provinsi, dan kabupaten.
Pemerintah juga menyiapkan bantuan anggaran bagi daerah yang berhasil meraih peringkat terbaik. Peringkat pertama mendapatkan bantuan sebesar Rp3 miliar, peringkat kedua Rp2 miliar, dan peringkat ketiga menerima Rp1 miliar.
Pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika meraih predikat Terbaik I.
Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Biak Numfor. Sementara pada tingkat provinsi, Provinsi Papua meraih peringkat pertama dan Provinsi Papua Barat berada di posisi kedua.
Di kategori Creative Financing, Kabupaten Mimika kembali menjadi yang terbaik. Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Raja Ampat menyusul di posisi berikutnya. Untuk tingkat provinsi, penghargaan diberikan kepada Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Daya.
Sementara itu, pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran, Provinsi Papua Tengah berhasil meraih predikat Terbaik I, sedangkan Provinsi Papua Pegunungan menempati posisi kedua. Pada tingkat kabupaten, Kabupaten Tambrauw keluar sebagai yang terbaik.
Adapun pada kategori Pengendalian Inflasi, Provinsi Papua Selatan berhasil meraih peringkat pertama, diikuti Provinsi Papua Tengah di posisi kedua. Untuk tingkat kabupaten, Kabupaten Fakfak menjadi daerah terbaik dalam menjaga stabilitas inflasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun, para wakil menteri dalam negeri, kepala daerah se-Tanah Papua, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga mendorong pemerintah daerah di Tanah Papua untuk terus menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.