Siswa Papua Barat Sudah Bisa Belajar Dengan Tatap Muka

Seputar Indonesia Timur – Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bersama dengan pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang lainnya melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat.

Saat memgunjungi Papua Barat, Nadiem berkata, jika banyak siswa di Papua Barat yang senang karena sudah bisa belajar tatap muka di Sekolah.

Nadiem sempat dengar di suatu ruang kelas, jika mereka merasa senang karena sudah bisa sekolah, belajar dengan tatap muka.

Walaupun demikian, Nadiem masih teteap mengingatkan supaya para siswa tidak lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Dia berdiskusi soal pemanfaatan bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari Kemendikbud, pada hari pertama kunjungan kerja di Papua Barat.

Nadiem mengungkapkan, jika digitalisasi sekolah menjadi salah satu prioritas Kemendikbud pada tahun 2021.

Bukan hanya itu, Nadiem juga bertemu dengan siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki berbagai keahlian.

“Dan peralatan mereka (siswa SMK) dalam belajar yang patut kita acungi dua jempol,” kata Nadiem.

Sekolah 3T prioritas utama digitalisasi

Pada akhir tahun 2020 lalu, Mendikbud telah memastikan, diigitalisasi sekolah akan di lanjutkan oleh pemerintah di tahun 2021.

Nadiem menjelaskan, untuk sekolah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), akan mendapatkan prioritas terlebih dahulu. Akan ada bantuan berupa laptop, proyektor, serta perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang akan mereka terima.

Mulai tahun 2021, program digitalisasi telah mendapat persetujuan dari Presiden Jokowi untuk dikerjakan dan dilakukan bersama dengan Kemenkominfo.

Nadiem berpendapat, jika dalam hal ini, Kemenkominfo akan memenuhi kebutuhan jaringan internet di semua wilayah sasaran. Di sisi lain , Kemendikbud akan memastikan alat – alat yang bisa digunakan di setiap sekolah.

Mendikbud juga mengatakan, jika bukan hanya terkait pengadaan alat elektronik, pada program digitalisasi sekolah ini rencananya Kemendikbud akan membuat suatu platform. Pada platfrom tersebut nantinya para guru bisa dengan mudah mengunduh kurikulum dan memilih kurikulum dalam bentuk modul-modul sehingga proses pembelajaran akan jauh lebih efisien.