
Seputar Indonesia Fachri Radjab, Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, menginfokan jika sebagian besar wilayah Indonesia kini memasuki musim hujan. Dimana curah hujan yang terjadi kali ini akan lebih tinggi dibandingkan dengan curah hujan tahun lalu.
Curah hujan yang akan turun pada musim hujan tahun ini diperkirakan lebih tinggi dari normalnya, hal ini disebabkan karena adanya fenomena La Nina.
Tanda-tanda yang terjadi pada fenomena La Nina adalah suhu lebih tinggi di kawasan Samudera Pasifik bagian tengah, dan suhu muka air laut lebih dingin dari biasanya.
Fachri mengatakan, Fenomena La Nina iniĀ sudah terdeteksi sejak September 2020 dan akan mencapai puncaknya di Desember 2020 sampai Januari 2021, dimana juga bersamaan dengan puncak musim hujan.
Hujan dengan intensitas sedang-lebat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan longsor. Oleh karena itu, Fachri mengimbau untuk masyarakat Indonesia agar selalu waspada akan bencana seperti banjir, banjir bandang, hingga longsor yang mungkin akan terjadi.
Dia juga menambahkan, untuk masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruang, untuk memastikan siap beraktivitas dalam kondisi hujan dengan menyiapkan payung atau jas hujan, menjaga kesehatan di musim hujan ini, dan terus memantau informasi cuaca dari BMKG.
Lalu untuk persebaran wilayah berdasarkan prediksi BMKG yang akan mengalami hujan sedang hingga lebat serta petir dan angin kencang adalah Kabupaten Lebak bagian Timur dan Tengah, Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Utara.
Kemudian, untuk wilayah di Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan, Kabupaten Lebak bagian Selatan, Kabupaten Serang bagian Utara, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang bagian Utara, berpotensi angin kencang.
Di bagian di Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten dan Samudra Hindia Selatan Banten, di waspadai dengan potensi gelombang tinggi
Lalu untuk wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat petir dan angin kencang, adalah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Kemudian DKI Jakarta, Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua Barat, dan Papua.