Rekam Jejak Yoory Pinontoan yang Tersandung Kasus Korupsi

Seputar Indonesia Timur – Yoory C Pinontoan, selaku Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya diduga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan tanah program rumah DP Rp 0 di Cipayung, Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun memutuskan untuk memonaktifkan Yoory dan menugaskan Indra Sukmono, Direktur Pengembangan Pembangunan Sarana Jaya, menggantikannya sebagai pelaksana tugas.

Putusan penonaktifan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 212 Tahun 2021, seperti dikonfirmasi oleh Plt Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta Riyadi.

Riyadi menjelaskan, jika saat itu Anies Baswedan langsung mengambil keputusan untuk menonaktifkan Yoory C Pinontoan. Karena kasus tersebut, Yoory juga akan mengikuti proses hukum dengan menganut asas praduga tak bersalah.

Ali Fikrim, Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, bahwa kasus yang menjerat Yoory merupakan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah proyek rumah DP Rp 0 di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Ali menjelaskan, status tersangka akan diumumkan oleh KPK ketika penangkapan atau penahanan dari tersangka sudah dilakukan.

Saat ini, KPK sudah mengantongi dua alat bukti permulaan yang cukup dan sedang melakukan penyidikan lebih lanjut.

“Benar, telah ditemukan adanya dua bukti permulaan yang cukup, saat ini KPK sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul,” ujar Ali.

Mengenal Sosok Yoory

Yoory C Pinontoan diketahui mengawali karier di Sarana Jaya sejak 1991 sebagai staf bidang administrasi. Dan karirnya terus menanjak semenjak itu.

Karena loyalitas  dan kinerja yang bagus pada perusahaan, hal tersebut mengantarkan Yoory sampai pada posisi Direktur Utama Pembangunan Sarana Jaya dalam waktu 24 tahun.

Yoory C Pinontoan yang lahir di Jakarta tanggal 21 Oktober 1970 ini ditunjuk sebagai Direktur Utama Pembangunan Sarana Jaya pada Agustus 2016 yang lalu.

Sebelum menjadi direktur utama, ia sempat menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pembangunan Sarana Jaya selama satu tahun (2015 sampai 2016).

Di bidang pendidikan, Yoory menyelesaikan pendidikan Administrasi Negara di Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI Jakarta di tahun 2008. Yoory juga terlibat dalam pembangunan sejumlah proyek infrastruktur Ibu Kota selama perjalanan kariernya yang cukup panjang di Sarana Jaya,

Berikut adalah daftar proyek-proyek tersebut:

  • Rumah Bersalin Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Rumah susun milik (rusunami) Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur
  • Jembatan Penyeberangan Multiguna Senen, Jakarta Pusat
  • Micro Mall Pondok Kelapa, Jakarta Timur
  • Beberapa proyek pembebasan tanah di Jakarta.