
Seputa Indonesia Timur – Ricky Kambuaya yang merupakan gelandang Timnas Indonesia, dihadiahi sepeda motor oleh Ketua DPRD Kota Sorong, Petronela Kambuaya.
Hadiah tersebut diberikan kepada Ricky sebagai bentuk apresiasi penampilan apiknya di Piala AFF 2020 (2021).
Diketahui, bahwan gelandang Persebaya tersebut diminta memilih sendiri sepeda motor apa yang dia inginkan di sebuah showroom motor di Kota Sorong, Senin (10/1).
Ketua DPRD Kota Sorong Petronela Kambuaya mengungkapkan kebanggaannya dengan prestasi yang sudah ditorehkan anak muda suku Ayamaru, yaitu Ricky Kambuaya.
“Suku Ayamaru sudah memiliki tiga anak muda berprestasi, yaitu Boaz Solossa, Ortizan Salossa, dan Ricky Kambuaya. Harapan saya untuk anak-anak muda kota Sorong, hentikan minum minuman keras dan narkoba lalu beralih ke hal-hal yang positif seperti olahraga,” ucapnya, selepas menyerahkan kunci motor kepada Ricky.
Siapakah Ricky Kambuaya?

Seperti yang diketahui, Ricky Kambuaya adalah salah satu pemain bintang Indonesia di Piala AFF 2020 (2021). Satu gol yang ditorehkan di leg kedua final melawan Thailand sempat memberikan harapan pada Indonesia untuk mengejar ketinggalan meski laga berakhir imbang 2-2.
Dengan hasil tersebut, Indonesia pun harus puas finish sebagai runner up Piala AFF edisi ke-13, setelah sebelumnya kalah agregat 2-6 dari Thailand.
Ricky sendiri mengaku, bahwa prestasi yang ditorehkannya di skuad Garuda tidak lepas dari tekad untuk membawa harum nama daerah dan juga negaranya.
Ricky memang tidak memiliki banyak waktu berlibur di Sorong. Selain untuk bertemu dengan keluarga, ia juga menyempatkan kunjungan ke berbagai lokasi, termasuk ke sekolah sepak bola (SSB) miliknya.
“Setelah kemarin bertanding di agenda Timnas, saya pulang sejenak untuk refreshing beberapa hari. Saya juga akan memberikan motivasi kepada sekolah sepak bola saya ‘Worcit’, agar mereka lebih semangat latihan,” ujarnya.
Sementara itu, Yohana Kambu, ibu dari Ricky Kambuaya, mengaku bersyukur atas kesuksesan anaknya. Dengan kesuksesan tersebut, dia hanya meminta anak tercintanya untuk selalu merendahkan diri dan tetap taat kepada Tuhan.
“Rendah hati dan terus berjuang untuk nama besar Indonesia di kancah internasional. Mama tidak akan membatasi, melainkan tetap memberikan motivasi untuk mencapai puncak prestasi,” ujarnya.