
Seputar Indonesia Timur – Baku tembak yangterjadi antara Satgas Penegakan Hukum Damai Cartenz dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, menewaskan dua orang anggota KKB.
Dua orang anggota KKB yang tewas tersebut diketahui bernama Luki Murib dan Badaki Kogoya.
Kombes Muhammad Firman selaku Kepala Operasi Damai Cartenz juga membenarkan adanya peristiwa tersebut. Di mana dia mengatakan, dua anggota KKB tewas dalam baku tembak di sekitar jembatan Ilame, Kampung Erogama, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak.
“Memang benar dari laporan yang diterima kontak tembak pada hari Sabtu (23/4) sekitar pukul jam 04.58 WIT terjadi saat anggota sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembakaran rumah warga,” terangnya, sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (25/4) lalu.
Menurutnya, saat itu KKB menembaki anggota Satgas, sehingga terjadi baku tembak. Sementara, kedua anggota KKB, Luki Murib dan Badaki Kogoya yang tewas tersebut, dilaporkan sudah dimakamkan.
Eksekutor Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua

Firman mengungkapkan, anggota KKB Luki Murib yang tewas dalam baku tembak di Kabupaten Puncak, Papua, adalah para eksekutor penembakan Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha Karya pada tanggal 25 April 2021 di Beoga.
“Luki Murib yang menjabat sebagai Panglima Lapangan Kodap III Kampung Ondugura berpangkat Brigjen itu membawa senjata jenis Moser,” ujar Firman.
Firman juga menambahkan, Luki Murib sendiri merupakan anak buah Titus Murib. Di mana KKB ini bermarkas di Kampung Ondugura.
Bukan hanya sebagai eksekutor penembakan padBrigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha Karya, Luki Murib juga diketahui terlibat dalam sejumlah aksi pembakaran rumah guru dan Kepala Suku Dambetpada tanggal 17 April 2021.
Kemudian, dia juga melakukan penembakan personel Satgas Pamtas Yonif R 408/Sbh pada tanggal 27 Januari 2022, pembakaran honai milik Endis Kogoya pada tanggal 31 Januari 2022,penembakan mobil DF Satgas Gakkum Damai Cartenz pada tanggal 15 Februari 2022.
Dijelaskan Firman, Luki Murib juga melakukan kontak senjata dengan personel Satgas Lanud BKO Kodam XVII/Cenderawasih tanggal 19 Februari lalu, penembakan karyawan PT Martha Tunggal Tehnik (MTT) bernama Glen Sumampo pada tanggal 19 Februari, dan pembakaran 2 unit kamp milik PT MTT pada tanggal 19 Februari lalu.

Luki Murib juga terlibat pembakaran enam rumah di dekat tower Telkomsel dan di dekat SMK Ilaga tanggal 20 Februari , pembakaran rumah warga pada tanggal 5 dan 6 April lalu, serta pembakaran bangunan PTMTT di Kampung Wako, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak pada tanggal 22 April 2022.
Kombes Pol. Firman mengatakan, Luki Murib aktif mencari senjata api dan amunisi.
Sementara Badaki Kogoya juga diketahui terlibat sejumlah aksi KKB di Ilaga.