
Seputar Indonesia Timur – Letjen Richard T.H Tampubolon selaku Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, tak ingin banyak berkomentar mengenai perkembangan pembebasan pilot Susi Air Kapten Philip Mehrtens. Di mana Philip telah disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semenjak Februari lalu.
Dia hanya meminta supaya masyarakat bisa mendoakan agar pilot berkebangsaan Selandia Baru itu dapat segera dibebaskan.
“Doakan, doakan ya, doain ya,” ujar Richard usai ziarah nasional TNI di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (4/10).
Bukan hanya itu, dia juga meminta doa supaya situasi di Papua kondusif.
Seperti yang diberitakan, belakangan ini aparat TNI-Polri terlibat kontak senjata dengan KKB hingga menimbulkan korban jiwa dari dua pihak.
“Doakan aman, kondusif, masyarakat aman, pembangunan berjalan lancar, kesejahteraan tercapai,” katanya.
Melansir dari CNNIndonesia.com ketika menghubungi Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom untuk bertanya mengenai kondisi pilot, tetapi yang bersangkutan belum merespons sampai berita ini ditulis.
Sebby sempat menyatakan pilot tersebut masih hidup, pada pertengahan September lalu.
Sebagai informasi, Philip disandera oleh milisi yang disebut aparat dengan sebutan KKB itu semenjak 7 Februari 2023, sesaat usai dia mendaratkan pesawat di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Kelompok itu juga sempat beberapa kali mempublikasikan foto maupun video Philip.
Kemudian pada 26 Mei lalu, KKB merilis video yang memperlihatkan kondisi Philip. Di mana pilot berkebangsaan Selandia Baru itu mengatakan KKB akan menembaknya apabila tidak ada negosiasi dalam dua bulan.