
Seputar Indonesia Timur – Diketahui, Anan Nawipa merupakan anggota KKB papua pimpinan Osea Satu Boma. Dia adalah pelaku pembunuhan Danramil 1703-4/Aradide, Lettu (Anm) Oktovianus Sogalrey.
Sebagai informasi, Lettu Anm Oktovianus Sogalrey dibunuh Rabu, 10 April 2024, sekitar pukul 17.00 WIT lalu.
Anan Nawipa pun berhasil ditangkap tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz pada Sabtu, 11 Mei 2024, sekitar pukul 10.40 WIT.
Ketika penangkapan, petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa handphone milik Lettu (Anm.) Oktovianus Sogalrey.
Pelaku ini merupakan warga Kampung Widimeida, Kabupaten Paniai, dan sudah mengakui perbuatannya.
Siapa Anan Nawipa?
Anan Nawipa sendiri lahir pada 6 Juli 1991, dan sudah bergabung dengan KKB Papua selama satu tahun dan bermarkas di Markas Kebo.
Saat ini pelaku yang merupakan anggota KKB Papua itu sudah dibawa ke Timika untuk diproses lebih lanjut. Pemindahan tersangka ini dilaksanakan dengan pengawalan ketat aparat keamanan Minggu (12/5/2024).
Anan Nawipa sudah mengakui jika pihaknya yang melakukan pembunuhan terhadap Danramil 1703-4/Aradide. Alasannya, karena mereka sangat membenci anggota TNI-Polri.
Sementara itu Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Pol Faizal Ramadhani membuka catatan kriminal pelaku pembunuhan Lettu (Anm.) Oktovianus Sogalrey tersebut.
Bukan hanya terlibat kasus pembunuhan, Anan Nawipa juga merupakan DPO Polres Nabire terkait dengan kasus pencurian sepeda motor dan penjambretan.
“Dia sering melakukan kejahatan yaitu Curanmor sejumlah 12 sepeda motor dan penjambretan sejumlah 2 kasus. Atas aksinya Anan Nawipa pernah ditangkap oleh Polres Nabire namun ia berhasil melarikan diri,” kata Kombes Faizal lewat keterangan tertulis,Senin (13/5/2024).
Tak hanya DPO Polres Nabire, Anan Nawipa adalah anggota KKB yang terlibat dalam Pembunuhan terhadap Danramil 1703-4/Aradide.
“Untuk perannya masih akan di dalami oleh penyidik Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz di Timika,” jelasnya.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno mengatakan bahwa pelaku Anan Nawipa kenal baik korban Lettu (Anm) Oktovianus Sogalrey.
“Karena dia sering dikasih sembako oleh korban untuk keluarganya yang tinggal di Kp. Ekadide,” katanya.
“Ya, sangat disayangkan padahal Almarhum sangat dekat dengan pelaku selama ini,” imbuh Bayu.