
Seputar Indonesia Timur — Pemerintah Provinsi Papua kembali menggulirkan program mudik gratis untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Program ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap warga yang selama ini terkendala biaya transportasi, terutama mereka yang tinggal di wilayah pesisir, pegunungan, dan daerah terpencil.
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mengumumkan bahwa tahun ini disediakan 16.000 kuota perjalanan pulang-pergi, yang akan dialokasikan untuk angkutan laut maupun darat. Keberangkatan dijadwalkan mulai 17 Desember 2025, agar masyarakat memiliki waktu cukup untuk berkumpul dengan keluarga sebelum perayaan berlangsung.
Untuk transportasi laut, rute yang disiapkan meliputi:
- Jayapura – Biak
- Jayapura – Serui
- Jayapura – Numfor
- Jayapura – Waropen
- Beberapa pelabuhan lain di wilayah utara dan pesisir Papua
Sementara jalur darat akan melayani perjalanan menuju Kabupaten Jayapura, Sarmi, Senggi, Taja, Biak, dan sejumlah daerah sekitar.
Meringankan Beban Warga Menjelang Perayaan Nataru
Fakhiri menegaskan bahwa Natal dan Tahun Baru merupakan momen penting bagi umat Kristiani untuk kembali ke rumah dan berkumpul bersama orang terkasih. Namun, biaya transportasi yang tinggi sering kali menjadi beban tersendiri bagi sebagian masyarakat.
Karena itu, pemerintah hadir melalui program mudik gratis untuk memastikan tidak ada warga yang tertahan hanya karena kendala biaya. “Kami ingin semua orang merasakan kebahagiaan yang sama saat merayakan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Program ini juga terbuka bagi seluruh masyarakat umum, tanpa pembatasan lokasi domisili atau golongan tertentu.
Distribusi Tiket Harus Transparan dan Merata
Gubernur mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mengelola pendaftaran dan distribusi tiket secara transparan. Ia meminta agar tidak ada pihak yang memprioritaskan keluarga atau kelompok tertentu agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara adil.
Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan program mudik gratis berlangsung lancar.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Wally, memerinci sarana transportasi yang telah disiapkan. Untuk jalur laut, pemerintah menyediakan empat kapal perintis, sedangkan jalur darat diperkuat oleh 36 unit bus Damri Jayapura.
Masyarakat dapat mendaftar melalui nomor kontak resmi dan surat edaran gubernur yang akan diumumkan dalam beberapa waktu ke depan. Proses pendaftaran dibuat mudah agar warga dari berbagai daerah tetap dapat mengakses layanan ini.