
Seputar Indonesia Timur – Sebanyak 30 unit mikro pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan energy storage bernama Surya Power Solusi Untuk Negeri (SuperSUN) diberikan PT PLN (Persero) untuk masyarakat Dusun Yarweser, Kampung Arefi Selatan, Kabupaten Raja Ampat.
Dengan adanya bantuan ini, masyarakat kini bisa menikmati listrik 24 jam. Bantuan ini adalah bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.
Kehadiran listrik ini juga memberikan manfaat yang besar bagi warga. Di mana hal tersebut diungkapkan Jhonisius Arwakon, salah satu penerima SuperSUN. Dia mengatakan, usai rumahnya teraliri listrik, ia kini bisa membuat es batu untuk menyimpan ikan.
Banyak Manfaat

Seperti diketahui sebelumnya, masyarakat yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan harus melakukan perjalanan ke Kota Sorong sejauh 60 km lewat jalur laut selama dua jam hanya untuk membeli es batu sebelum mereka memancing.
“Dulu kami butuh lima liter BBM untuk nyalakan listrik dari jam 6 sore hingga jam 12 malam. Biayanya cukup besar. Di sini BBM untuk genset kurang lebih bisa mencapai Rp20.000/liternya,” ujar Jhonisius, Kamis (10/11).
Jhonisius juga mengatakan, selain digunakan untuk freezer, masyarakat juga memanfaatkan listrik untuk banyak aktivitas rumah tangga, seperti untuk mesin cuci, pompa air, penggunaan mesin ketam kayu hingga belajar anak-anak.
“Saya terima kasih kepada PLN bukan 99 persen lagi, tapi 100 persen karena semua yang bikin hitam rumah sudah tidak ada, seperti obor kami biasa kalau pagi saat bangun tidur hidung hitam,” terangnya.
Hal yang sama juga disampaikan Frans Pasarua yang merupakan Kepala Dusun Yarweser. Dia menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Pasalnya, kehadiran listrik ini sangat membantu aktivitas warga.
“Saya mewakili masyarakat kampung ini, kami berada di sini kurang lebih dari 2001, kami sebagai masyarakat bersyukur kepada Tuhan karena sudah mendapat penerangan. Terima kasih banyak karena bapak sudah bantu kita orang ini,” tuturnya.
“Jadi pagi hari ini kami sangat senang karena kita punya anak-anak belajar malam-malam hanya pakai obor namun sekarang kita punya lampu dan bisa menyala hingga 24 jam,” jelasnya.
Menghemat Pengeluaran
Bantuan yang ada ini juga menghemat pengeluaran masyarakat. Di mana sebelumnya mereka harus mengeluarkan biaya Rp100 ribu untuk menyalakan genset selama enam jam saja.
Namun kini, dengan menyala 24 jam penuh dan estimasi penggunaan 1,5 kWh, mereka hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp2 ribu.
Budiono, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menyampaikan, bantuan ini adalah salah satu bukti upaya PLN mewujudkan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
“Listrik sangat penting, sangat utama, sangat vital dan sangat mendukung kegiatan. Yang punya kulkas satu bisa bertambah lagi sehingga bisa menjadi cold storage. Ikan menjadi lebih awet, penjualan meningkat, sehingga tidak mustahil roda perekonomian bisa bergerak menjadi lebih baik,” ujarnya.
Kehadiran listrik ini juga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Budiono juga berpesan pada masyarakat supaya bisa merawat bantuan yang sudah disalurkan sehingga dapat digunakan secara maksimal.
“Mohon bapak dan ibu sekalian bisa menjaga bantuan yang kami berikan, jika ada gangguan kami siap membantu untuk memperbaikinya. Kami juga sudah melatih dua warga kampung agar bisa membantu Bapak dan Ibu jika ada gangguan sehingga mereka bisa langsung mengatasi atau berkomunikasi dengan pegawai kami,” kata Budiono.
Upaya ini merupakan wujud komitmen perseroan pada prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
SuperSUN merupakan pembangkit individual tenaga surya yang terpasang kWh meter prabayar dengan daya 900VA. Terdiri dari dua komponen utama, PV Panel berkapasitas 440 Wp-700 Wp dan baterai berkapasitas 2 kWh.
SuperSUN adalah salah satu solusi ramah lingkungan untuk melistriki masyarakat di daerah terpencil. Dengan diinisiasi oleh para pegawai PLN di Sorong, terobosan ini memperoleh penghargaan tertinggi di sektor ESDM berupa Dharma Karya ESDM. Sebab dinilai sudah memberikan manfaat besar pada sektor kelistrikan.