
Seputar Indonesia Timur – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memberikan tanggapannya mengenai peristiwa bentrokan yang terjadi di Kota Sorong, awal pekan kemarin.
Dia berpesan agar masyarakat tidak mudah main hakim sendiri, sebab semua masalah bisa diselesaikan secara damai.
“Saya ajak masyarakat dan umat, ketika ada persoalan tidak boleh main hakim sendiri. Ada yang dituakan, ada penegak hukum, bisa disampaikan sehingga diselesaikan dengan baik agar tidak membuat perpecahan antara keluarga atau suku di daerah ini”, ujar Dominggus Mandacan di Manokwari, Senin (31/1/2022).
Menurut Dominggus, segala persoalan yang terjadi di Kota Sorong kemarin, bisa menjadi satu pengalaman dan pelajaran berharga bagi semua orang di Papua Barat.
“Kalau ada persoalan bisa kita selesaikan secara baik agar tidak menimbulkan korban jiwa” ujarnya.
Sang Gubernur juga berpesan, agar semua warga selalu menjaga persatuan, kesatuan dan toleransi.
“Kalau kita sudah jaga bagian ini, pasti kita akan hidup rukun dan damai, dengan demikian Papua Barat pasti aman” tambahnya.
Menurutnya, menjaga dan juga merawat persatuan dan kesatuan serta toleransi, dimulai dari diri pribadi terlebih dahulu,kemudian lingkungan keluarga.
“Ini kan kita jaga mulai dari diri kita, lingkungan keluarga serta Kabupaten atau Kota sebagai jaminan yang kita harapkan Papua Barat ini aman tenang dan kondusif” ujarnya.
Dominggus juga menambahkan, bahwa ketika Papua Barat dalam keadaan aman, maka setiap warga bisa bekerja melakukan aktivitas dengan nyaman.
Bentrokan di Sorong

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pertikaian antar warga terjadi di Kota Sorong pada Senin (24/1/2022) atau awal pekan yang lalu.
Oleh karena pertikaian dua kelompok warga ini, terdapat 18 orang yang harus menjadi korban jiwa. Yang mana salah satu korban adalah korban pembacokan sedangkan 17 yang lain merupakan korban pembakaran di tempat hiburan malam Double O.