Usai Dimintai Keterangan, Ketua KNPB Wilayah Dogiyai Papua Akhirnya Dibebaskan

Seputar Indonesia Timur – Usai menjalani pemeriksaan, polisi akhirnya membebaskan Ketua Komite Nasional Papua BArat (KNPB) wilayah Dogiyai, yakni Saugas Goo, pada Rabu (23/11/2022).

Diberitakan sebelumnya, petugas gabungan dari Polres Dogiyai dan Satgas Damai Cartenz telah mengamankan Saugas Goo yang kala itu sedang antre mengisi bensin di SPBU Moenamani, Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Selasa (22/11/2022) sekitar pukul 10.25 WIT.

Dengan alasan untuk menjaga situasi tetap kondusif, Saugas Goo pun dibawa ke Polres Nabire untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.

Pemeriksaan ini sendiri dilakukan terkait dugaan keterlibatannya dalam beberapa aksi di wilayah Dogiyai beberapa waktu belakangan ini.

Dikutip dari Tribun-Papua.com, Saugas Goo mengakui jika dirinya ditangkap jajaran kepolisian di wilayah Dogiyai, Provinsi Papua.

“Memang benar polisi menangkap saya. Setelah itu, saya dibawa ke kantor Polres Dogiyai. Beberapa jam kemudian, tangan saya diborgol dan mata saya ditutup. Lalu, atas perintah Kapolres, saya dibawa turun ke Nabire. Mata saya dibuka setelah saya di Polres,” terang Saugas Goo.

Dia juga mengatakan, selama dia ditahan untuk menjalani serangkaian proses pemeriksaan petugas, dia berada dalam keadaan baik-baik saja. Termasuk dirinya yang sempat bermalam di ruang Reskrim untuk dimintai keterangan, sampai akhirnya dia dibebaskan.

Penangkapan Ketua KNPB Dogiyai

Penangkapan Saugas Goo, Ketua KNPB wilayah Dogiyai pun mendapat perhatian dari tokoh pemuda Dogiyai, yakni Benny Goo.

Menurut Benny, penahanan terhadap Saugas Goo ini untuk dimintai keterangan terkait beberapa kejadian yang terjadi di Dpgiyai. Seperti dalam beberapa waktu belakangan, adanya pencurian, kebakaran hingga kecelakaan lalu lintas.

“Setelah kami datangi ke Polres Nabire dan kami Tanya, Saugas ditahan untuk dimintai keterangan sebagai saksi sejumlah kejadian di Dogiyai,” ujar Benny.

Sementara itu, Anggota DPRD Dogiyai, Yusak Ernest Tebai menyayangkan sikap aparat yang dirasa kurang bijak dalam hal penangkapan kepada Saugas Goo.

“Kami sangat sayangkan sikap aparat keamanan yang secara tidak bijak lakukan penangkapan yang dilakukan terhadap Saugas Goo,” kata Tebai.

Untuk kedepannya, dia meminta Aparat Keamanan untuk melakukan penangkapan yang sesuai dengan prosedur hukum yang benar.

Tak hanya itu, DPRD Dogiyai juga mempertanyakan, kenapa Saugas Goo harus dibawa ke Nabire. Sementara, proses pemeriksaan dapat dilakukan di Dogiyai.

Pengamanan SG

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menyatakan, Ketua KNPB wilayah Dogiyai yang diamankan jajaran kepolisian tersebut diduga sebagai dalang insiden kerusuhan dan pembakaran yang terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada Sabtu (12/11/2022) lalu.

“Kami mengamankan Ketua KNPB Wilayah Dogiyai inisial SG untuk bisa dimintai keterangan terkait kasus Laka Lantas berujung kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (12/11) lalu,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.

Selain itu, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menerangkan, penangkapan SG ini juga berdasarkan pada laporan yang diterima aparat Kepolisian.

Usai menerima  laporan, anggota dipimpin Wakapolres Dogiyai dan tim Satgas Damai Cartenz menuju ke TKP dan berhasil mengamankan SG, yang kemudian dibawa ke Mapolres Dogiyai.

Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Dogiyai, SG pun dibawa ke Kabupaten Nabire.