
Seputar Indonesia Timur – Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan ada sekitar 10 provinsi yang mengalami lonjakan naik kasus Covid-19 selama masa Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan juga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Sebanyak 10 provinsi mengalami tren kenaikan kasus antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Jambi, Kalimantan Utara, Banten, dan Sulawesi Selatan,” terang Johnny dalam keterangan resminya.
Karena naiknya kasus ini, Johnny meminta pemerintah daerah untuk lebih tegas dalam menegakkan protokol kesehatan. Pemerintah daerah juga harus lebih ketat mengawasi menggunakan aplikasi PeduliLindungi di wilayah mereka untuk mencegah kenaikan kasus meluas di daerah lain.
Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan.

Berdasarkan catatan Satgas Covid-19, meningkatnya mobilitas masyarakat ini terjadi seiring dengan arus balik akhir tahun di Jawa maupun Bali. Yang mana juga sekaligus menjadi tempat transit dan tempat tujuan wisata.
Selain di Jawa dan Bali, Satgas Covid-19 juga mengungkapkan, mobilitas penduduk di Nusa Tenggara dan Papua mengalami peningkatan tren kenaikan kasus lebih tinggi dari kondisi pada saat pra-pandemi.
“Pemerintah mengimbau masyarakat mengurangi mobilitas serta selalu menjaga protocol kesehatan,” ucapnya.
Dia mengatakan, bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk melakukan pengawasan pada mobilitas masyarakat menjelang Tahun Baru 2022. Hal ini dilakukan untuk mencegah naiknya kasus Covid-19 lebih lanjut di berbagai daerah.
“Harapannya dalam waktu dekat akan tertangani dengan baik,” katanya.
Di tambahkan oleh Johnny, jika pemerintah juga telah mengumumkan pembatasan perjalanan masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat harus sudah divaksin apabila ingin melakukan perjalanan pada periode 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.
Pemerintah juga memastikan pada semua kelompok, terutama kelompok rentan seperti penduduk lanjut usia (lansia), ibu hamil, orang dengan penyakit penyerta, dan anak-anak sudah mendapatkan vaksinasi dengan baik.
“Pemerintah terus melakukan pengawasan dan pencegahan agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada saat liburan tahun baru,” tambahnya.