Akhir Pelarian Osimin Wenda

Osimin Wenda
Osimin Wenda

Seputar Indonesia Timur – Salah seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berhasil ditangkap oleh Satgas Nemangkawi.

Satgas Nemangkawi berhasil menangkap seorang anggota yang namanya telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Anggota KKB tersebut juga adalah narapidana yang kabur dari Lapas Abepura pada 8 Januari 2016. Dia adalah, Osimin Wenda, alias Usimin Telenggen, alias Ustel Bin Laden, alias Kilongginik. Seorang narapidana dengan vonis penjara seumur hidup pada 2014.

Osimin berhasil ditangkap ketika dia akan masuk ke Kota Mulia, yang ada di Puncak Jaya, Papua. Osimin sendiri diketahui kabur dari Lapas Abepura pada 8 Januari 2016 dengan 13 narapidana lainnya.

Berita mengenai penangkapan Osimin juga dibenarkan oleh Direskrimum Polda Papua, Kombes Faisal Ramadhani, di Jayapura, pada Kamis (22/7/2021).

“Kamis (22/7/2021) pukul 11.25 personel Satgas Nemangkawi telah menangkap Osimin Wenda ketika yang bersangkutan masuk ke Kota Mulia, Puncak Jaya,” jelasnya.

“Pelaku diketahui mendapatkan vonis seumur hidup dari hakim pada 2014, namun pelaku kemudian kabur dari Lapas Abepura pada 2016,” imbuhnya.

Pernah menyerang Tito Karnavian tahun 2012

Sudah beberapa kali Osimin terlibat kasus kriminal. Yang pertama, pada 28 November 2012, ia pernah melakukan penyerangan kepada mantan Kapolda Papua Tito Karnavian yang saat ini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.

Penyerangan tersebut dilakukan ketika rombongan Kapolda dari Wamena sedang menuju Polsek Tiom, Kabupaten Lanny Jaya.

Tidak hanya itu, Osimin juga terlibat dalam penyerangan Polsek Pirime pada 27 November 2012. Di mana, penyerangan tersebut mengakibatkan 3 anggota polisi gugur, termasuk Kapolsek Pirime. Karena penyerangan yang dia lakukan, dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2014.

Namun dia kabur dari Lapas Abepura pada 8 Januari 2016. Setelah kabur, Osimin juga terlibat beberapa kejahatan pada 2 November 2018.

Osimin terlibat penembakan tukang ojek yang bernama Yanmar di Kampung Popome, Lanny Jaya. Selanjutntya, ia terlibat kontak senjata di Kampung Popome dengan personel Satgas Nemangkawi pada 2018.

Osimin akhirnya berhasil ditangkap setelah diobservasi selama dua minggu ketika keberadaannya diketahui berada di sekitar Distrik Mulia. Setelah Satgas memastikan apabila pria tersebut adalah Osimin Wenda, dia pun ditangkap.