Gangguan Pada Sistem Kemudi, Kapal Cepat Ambon-Seram Mogok

Seputar Indonesia Timur – Kapal cepat KM Pricilia 99 yang berangkat dari Pelabuhan Tulehu Ambon menuju ke Pelabuhan Amahai (Pulau Seram) Kabupaten Maluku Tengah, mogok di sekitar Perairan Tanjung Kwako, pada Rabu (24/8). Kapal cepat tersebut mogok dikarenakan adanya gangguan pada kemudi kapal.

“Bukan mati mesin tetapi ada gangguan pada sistem kemudinya,” ujar Direktur PT Pelayaran Dharma Indah, Johny de Queljoe, Rabu (24/8) malam.

PT PDI sendiri merupakan perusahaan pemilik kapal cepat dan mewah KM Pricilia 99. Di mana biasanya melayari rute Pelabuhan Ambon menuju ke Pelabuhan Amahai dengan jadwal perjalanan selama dua jam.

Akan tetapi, kapal yang dikemudikan Mualim I, Yance Hatu tersebut mogok ketika berada di sekitar Perairan Tanjung Kwako, Malteng dan semua lampunya juga ikut padam.

Karena kejadian tersebut, para penumpang sempat merasa panik sebab kapalnya terapung di tengah laut. Belum lagi posisi seluruh lampu padam sebelum mendapatkan pertolongan dari kapal lain untuk menariknya.

Johny mengatakan, bahwa pihaknya akan mengoperasikan KM Cantika 88 untuk melayani rute pelayaran Tulehu-Amahai untuk menggantikan KM Pricilia 99 yang akan diperbaiki terlebih dahulu .

Sementara itu, mantan nahkoda KM, Pricilia 99, La Eman mengungkapkan, sebelumnya kapal tersebut juga pernah mengalami mati mesin pada tanggal 28 Juli 2022 ketika berlayar dari Pelabuhan Tulehu.

Saat itu kapal mengalami mati mesin di sekitar Perairan Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku (Malteng). Dia pun meminta agar kapal ditarik kembali ke Tulehu karena Tulehu merupakan pelabuhan terdekat.

“Saya minta bantuan kapal ditarik kembali ke Pelabuhan Tulehu yang terdekat dari lokasi kejadian dan solusi yang diambil adalah upaya penyelamatan karena semua mesin mati, kecuali mesin lampu yang tidak mati,” terangnya.