
Seputar Indonesia Timur – Yohanis Bassang, Bupati Toraja Utara, Sulawesi Selatan, melaporkan salah seorang warga di wilayahnya ke polisi karena diduga mengancam dia.
“Saya melaporkan pengancaman terhadap diri saya oleh seseorang bernama Stave,” ujar Ombas sapaan akrab Yohanis Bassang, kepada awak media, Rabu (14/6).
Ombas menjelaskan peristiwa dugaan pengancaman tersebut terjadi di halaman kantor Bupati Toraja Utara. Ombas mengklaim dia merasa dipermalukan di hadapan beberapa pegawai yang berada di kantornya, Selasa (13/6) sekitar pukul 07.30 WITA sebelum menggelar apel.
“Saya merasa tidak nyaman dan dalam kondisi diancam. Oleh karena itu, saya sebagai warga negara saya harus datang melaporkan ke pihak kepolisian,” jelas Ombas.
Awal kejadian
Awal mula kejadian tersebut, saat Bupati Toraja Utara itu sedang berdiri di depan kantornya bersama beberapa ASN. Kemudian, seorang warga berinisial SR melintas dengan mengendarai mobil lalu mengeluarkan kepalan tangannya ke arah Bupati Toraja Utara dan mengajak untuk berkelahi
“Dia mengacungkan tangan dengan kondisi marah, saya berteriak ‘kenapa’,” ujar Ombas.
Lalu, warga tersebut keluar dari mobil lalu berjalan menghampirinya.
“Menghampiri saya sambil berteriak-teriak,” terangnya.
Oleh karena hal itu, Bupati Toraja Utara pun berharap pihak kepolisian bisa segera memproses laporan tersebut.
“Saya berharap proses hukum akan diselesaikan. Karena kita tidak boleh bertindak berlebihan, sebagai warga negara yang baik ada hal yang harus diperhatikan,” ucapnya.
Menurut informasi yang didapatkan, warga yang dilaporkan tersebut adalah mantan tim sukses Ombas pada Pilkada 2020 silam.
Sementara itu, secara terpisah, Kapolres Toraja Utara, AKBP Zulanda mengkonfirmasi adanya laporan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang terkait dugaan pengancaman.
“Iya benar, sudah kami terima dan akan segera melakukan penyelidikan laporan tersebut,” kata Zulanda, dikutip dari CNNIndonesia.com.