Pelantikan Presiden 2019 Dan Rencana Jokowi

Seputarindonesiatimur.web.id – Di tengah keamanan yang ketat, Presiden Indonesia Joko Widodo secara resmi dilantik ke kantor untuk masa jabatan kedua dan terakhirnya kemarin, ketika ribuan orang Indonesia merayakan dengan lagu dan tarian.

Dengan Alquran dipegang di atas kepalanya, Jokowi membacakan sumpah jabatan di hadapan anggota parlemen dan senator daerah yang membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di gedung Parlemen.

“Demi Tuhan, saya bersumpah untuk menjalankan tugas saya sebagai Presiden Republik Indonesia sebaik dan seadil mungkin, menegakkan Konstitusi dan undang-undang republik,” sumpah Jokowi.

Wakil Presiden Baru Ma’ruf Amin, yang menggantikan Jusuf Kalla, juga mengambil sumpah yang sama.

Dalam pidato pengukuhan 15 menit kemudian, Jokowi menjabarkan prioritas utamanya dalam lima tahun ke depan yang meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, membangun lebih banyak infrastruktur, dan mengurangi birokrasi.

Dia juga meminta talenta Sbowin untuk membantu pemerintahannya dan mendesak orang Indonesia untuk tetap gesit dalam menghadapi tantangan.

“Di dunia yang penuh risiko, yang sangat dinamis dan kompetitif, kita harus terus mengembangkan cara-cara baru, nilai-nilai baru. Jangan membuat diri kita terjebak dalam rutinitas yang monoton.”

Jokowi terpilih kembali dalam pemilihan presiden 17 April dengan 55,5% suara. Sebelumnya, mantan eksportir furnitur itu pernah menjabat sebagai walikota Solo dan gubernur Jakarta. Dia pertama kali menjabat pada tahun 2014, setelah mengalahkan mantan jenderal militer Prabowo Subianto, menggantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden ketujuh Indonesia.

Pada upacara peresmian, Ketua MPR Bambang Soesatyo memuji Jokowi, mengatakan bahwa dia telah membantu mengurangi kemiskinan ke rekor terendah, menciptakan banyak pekerjaan dan membawa pertumbuhan ekonomi yang sehat selama masa jabatan pertamanya.

17 pemimpin asing dan pejabat tinggi juga menghadiri acara itu, termasuk Perdana Menteri Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Perdana Menteri Australia Scott Morrison dan Wakil Presiden China Wang Qishan.

Lee mengucapkan selamat kepada Jokowi dan mengatakan bahwa dia berharap untuk membangun kerja sama yang sangat baik antara kedua negara.

Upacara diadakan di bawah pengamanan ketat dengan helikopter militer melayang di atas gedung Parlemen.

Di jalan-jalan utama ibukota, kendaraan lapis baja dan sekitar 30.000 petugas keamanan berjaga-jaga ketika spanduk bertuliskan “Selamat atas mandat dan pelantikan rakyat” dan “Terima kasih dan senang bekerja” berkibar.

Keamanan ditingkatkan mengingat protes mahasiswa baru-baru ini terhadap RUU kontroversial dan penikaman menteri keamanan Wiranto oleh seorang militan yang terkait dengan ISIS di Irak dan kelompok teroris Suriah awal bulan ini.

Meskipun aksi unjuk rasa telah dilarang sejak sepekan lalu, ribuan orang Indonesia turun ke jalan untuk merayakan peristiwa itu.

Jokowi juga dikerubuti oleh para simpatisan yang ingin berjabatan tangan dan mengambil foto ketika ia turun dari mobilnya di sebuah taman dekat istana kepresidenan.

Penjual kaki lima Mardan Bilang mengatakan banyak penduduk desa di pulau asalnya Banggai di Sulawesi Tengah berterima kasih kepada Jokowi karena membangun jalan. Ini memungkinkan mereka untuk mengangkut hasil pertanian seperti kelapa dan cengkeh dari tanah pertanian mereka ke pasar.

Menyebut Jokowi sebagai idolanya yang sudah lama, pria berusia 41 tahun itu mengatakan, “Saya harap dia akan melanjutkan pekerjaan baiknya dalam masa jabatan keduanya.”